Kendari (Portal Kendari) – PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) bersama Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dan Politeknik Sorowako (Poliwako) berkomitmen memperkuat daya saing tenaga kerja lokal melalui Vocational Short-Term Training (VST).
Program ini merupakan langkah nyata untuk mendukung agenda pembangunan nasional, Asta Cita, khususnya dalam bidang hilirisasi mineral dan transisi energi.
Sebagai wujud kolaborasi, ketiga pihak menggagas VST yang berfokus pada tiga bidang relevan: Pengelasan, Kelistrikan, dan Administrasi Bisnis.
Program ini diikuti oleh 87 peserta, yang terdiri dari 57 orang dari area pemberdayaan PT Vale dan 30 orang dari Pemda Luwu Timur. Selama dua hingga tiga bulan, para peserta akan mendapatkan keterampilan praktis, serta sertifikasi pelatihan dan sertifikasi kompetensi.
“Program ini adalah bagian dari kontribusi Vale dalam menjawab kebutuhan tenaga kerja terampil sejalan dengan proyek hilirisasi di Sorowako Limonite Ore,” ujar Head of Sorowako Limonite Ore PT Vale Suharpiyu, Senin.
Ia menambahkan bahwa keterampilan relevan adalah kunci bagi masyarakat lokal untuk mengambil peran strategis dalam pembangunan industri.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Tenaga Kerja Disnaker Luwu Timur Hariyadi Hamid menegaskan bahwa program ini merupakan prioritas utama Pemda dalam memperkuat SDM lokal.
“Kami berharap peserta memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, karena pelatihan berbasis kompetensi adalah kunci agar Luwu Timur mampu maju dan sejahtera,” kata Hariyadi.
Senada dengan itu, Direktur Poliwako Harjuma mengatakan bahwa peserta tidak hanya mendapatkan keterampilan teknis, tetapi juga dua sertifikat resmi yang akan memudahkan mereka saat melamar pekerjaan.
Di tempat yang sama, salah satu peserta Muhammad Nur Adnan, asal Desa Balambano, merasa optimis dengan pelatihan ini.
“Saya optimis bidang kelistrikan sangat dibutuhkan di masa mendatang. Semoga keterampilan ini bisa menjadi bekal saya untuk bersaing, dan program seperti ini terus berlanjut,” ungkapnya.
Dengan adanya VST, PT Vale, Pemda Luwu Timur, dan Poliwako menunjukkan komitmen bersama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing, sejalan dengan visi pembangunan nasional.






