1 Nelayan Ditemukan Meninggal, Korban Tabrakan Kapal Tongkang di Perairan Tampo-Pulau Renda Muna – Portal Kendari
- account_circle Sultra Terkini
- calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
[ad_1]

Portalkendari.com, KENDARI – Salah satu nelayan hilang, usai longboat ditabrak kapal tongkang ditemukan meninggal, pada Minggu (19/10/2025).
Sebelumnya, Sabtu (18/10/2025), Kapal korban inisial LR dan LO, ditabrak saat tengah melaut di sekitar perairan Tampo dan Pulau Renda, Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin, menerangkan insiden kecelakaan tersebut melibatkan tiga nelayan.
“Command Center KPP menerima laporan sekitar 16.55 WITA dari anggota Polsek Tampo, 2 nelayan hilang terjatuh dari longboat setelah ditabrak kapal tongkang Buana di sekitar perairan antara Tampo dan Pulau Renda,” ungkapnya.
Baca juga: Penyebab Tongkang Tabrak Kapal Nelayan di Muna, Perahu Tersangkut Tali Towing hingga Mati Mesin
Terbaru, berdasarkan rilis Basarnas Kendari yang diterima TribunnewsSultra.com, pukul 08.15 WITA tim SAR Gabungan menemukan 1 korban insial LR, kondisi meninggal dunia.
“Selanjutnya korban dievakuasi ke rumah duka. Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan pencarian 1 orang korban lagi,” tulis rilis Basarnas.
Di sisi lain, Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Sultra, AKBP Tenri Wardi mengungkap hasil penyelidikan sementara.
Terungkap beberapa fakta, terkait insiden kecelakaan laut tersebut. Diduga perahu nelayan, memotong jalur saat kapal tongkang melintas.
Baca juga: Sempat Terekam Video Detik-detik Tongkang Tabrak Kapal Nelayan di Perairan Muna Sulawesi Tenggara
Lalu perahu yang bermuatan tiga nelayan itu, tersangkut pada tali towing yang menarik tongkang.
“Sehingga perahu tersebut tak dapat bergerak karena mengalami mati mesin, lalu akhirnya tertabrak,” ungkapnya saat dihubungi TribunnewsSultra.com.
Ia menambahkan, akibat dari kejadian tersebut, dua nelayan hilang dan kini dalam proses pencarian.
Sementara satu orang lainnya berhasil selamat.
“Saat ini kami berada di lokasi kejadian, tengah melakukan proses pencarian terhadap dua korban,” jelasnya. (*)
[ad_2]
- Penulis: Sultra Terkini





