Breaking News
light_mode
Trending Tags

2 Remaja Korban Begal OTK Ternyata Pelaku Rudapaksa Anak di Bawah Umur di Kendari Sulawesi Tenggara – Portal Kendari

  • account_circle Sultra Terkini
  • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

[ad_1]

Portalkendari.com, KENDARI – Sebanyak dua remaja terduga pelaku rudapaksa anak di bawah umur jadi korban begal orang tak dikenal (OTK) di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Keduanya, GN (17) dan UL (15), dibegal di Jalan Anawai, Kelurahan Anawai, Kecamatan Wua-Wua, Rabu (22/10/2025) pukul 02.30 Wita.

Lokasi pembegalan ini berjarak 1,1 kilometer (km) dari Markas Kepolisian Resor Kota atau Polresta Kendari.

Markas polisi ini beralamat di Jalan DI Panjaitan Nomor 1, Kelurahan Bonggoeya, Kecamatan Wua-Wua.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, mengatakan, kedua korban begal yang juga merupakan terduga pelaku pemerkosaan itu tengah menjalani pemeriksaan.

Baca juga: 1 Pelaku Rudapaksa Gadis 12 Tahun di Konawe Kepulauan Ditangkap Polisi, 1 DPO Masih Diburu

“GN dan UL telah menjadi korban begal saat mengendarai sepeda motor, dan keduanya juga diduga sebagai pelaku pemerkosaan terhadap wanita AR,” jelasnya, Rabu (22/10/2025).

Eks Kasat Reskrim Polres Bengkulu Selatan ini menuturkan, kasus ini bermula saat GN dan UL diajak AR untuk datang ke lokasi tersebut, Selasa (21/10/2025) malam.

Mendapat berbagi lokasi (share location) dari AR, keduanya langsung menghampiri dengan berboncengan dan tiba di lokasi yang selanjutnya menjadi tempat kejadian perkara pembegalan sekitar pukul 21.00 Wita.

Sesampainya di lokasi, GN dan UL terkejut karena menjumpai sejumlah orang tak dikenal yang membawa senjata tajam.

Selanjutnya, GN dan UL dikeroyok orang tak dikenal, serta dirampas tas hingga handphone mereka.

Baca juga: 3 Pelajar Rudapaksa Bergilir Gadis 12 Tahun di Muna Barat Ditangkap, Polisi Masih Kejar 1 Pelaku

Hingga akhirnya warga bersama aparat kepolisian tiba di lokasi kejadian, dan para OTK melarikan diri.

“Jadi, AR mengajak GN dan UL bertemu, lalu terjadi pengeroyokan yang dilakukan rekan-rekannya yang saat ini dalam pengejaran, karena sakit hati pernah diperkosa GN dan UL,” tutupnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/La Ode Ahlun Wahid)



[ad_2]

  • Penulis: Sultra Terkini

2 Remaja Korban Begal OTK Ternyata Pelaku Rudapaksa Anak di Bawah Umur di Kendari Sulawesi Tenggara – Portal Kendari

  • account_circle Sultra Terkini
  • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

[ad_1]

Portalkendari.com, KENDARI – Sebanyak dua remaja terduga pelaku rudapaksa anak di bawah umur jadi korban begal orang tak dikenal (OTK) di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Keduanya, GN (17) dan UL (15), dibegal di Jalan Anawai, Kelurahan Anawai, Kecamatan Wua-Wua, Rabu (22/10/2025) pukul 02.30 Wita.

Lokasi pembegalan ini berjarak 1,1 kilometer (km) dari Markas Kepolisian Resor Kota atau Polresta Kendari.

Markas polisi ini beralamat di Jalan DI Panjaitan Nomor 1, Kelurahan Bonggoeya, Kecamatan Wua-Wua.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, mengatakan, kedua korban begal yang juga merupakan terduga pelaku pemerkosaan itu tengah menjalani pemeriksaan.

Baca juga: 1 Pelaku Rudapaksa Gadis 12 Tahun di Konawe Kepulauan Ditangkap Polisi, 1 DPO Masih Diburu

“GN dan UL telah menjadi korban begal saat mengendarai sepeda motor, dan keduanya juga diduga sebagai pelaku pemerkosaan terhadap wanita AR,” jelasnya, Rabu (22/10/2025).

Eks Kasat Reskrim Polres Bengkulu Selatan ini menuturkan, kasus ini bermula saat GN dan UL diajak AR untuk datang ke lokasi tersebut, Selasa (21/10/2025) malam.

Mendapat berbagi lokasi (share location) dari AR, keduanya langsung menghampiri dengan berboncengan dan tiba di lokasi yang selanjutnya menjadi tempat kejadian perkara pembegalan sekitar pukul 21.00 Wita.

Sesampainya di lokasi, GN dan UL terkejut karena menjumpai sejumlah orang tak dikenal yang membawa senjata tajam.

Selanjutnya, GN dan UL dikeroyok orang tak dikenal, serta dirampas tas hingga handphone mereka.

Baca juga: 3 Pelajar Rudapaksa Bergilir Gadis 12 Tahun di Muna Barat Ditangkap, Polisi Masih Kejar 1 Pelaku

Hingga akhirnya warga bersama aparat kepolisian tiba di lokasi kejadian, dan para OTK melarikan diri.

“Jadi, AR mengajak GN dan UL bertemu, lalu terjadi pengeroyokan yang dilakukan rekan-rekannya yang saat ini dalam pengejaran, karena sakit hati pernah diperkosa GN dan UL,” tutupnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/La Ode Ahlun Wahid)



[ad_2]

  • Penulis: Sultra Terkini
expand_less