3 Siswa SMK N 1 Baubau Wakili Sulawesi Tenggara Lomba Debat hingga Konten Soal Keuangan Negara – Portal Kendari
- account_circle Sultra Terkini
- calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
[ad_1]

Portalkendari.com, BAUBAU – Sekolah Menengah Kejuruan Negeri atau SMKN 1 Baubau mewakili Provinsi Sulawesi Tenggara dalam lomba Peran APBN dan APBD bangun daerah 2025.
Lomba tersebut diselenggarakan Kementerian Keuangan atau Kemenkeu.
Kompetisi ini dirancang untuk mengedukasi generasi muda tentang peran dan pentingnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau Daerah bagi pembangunan bangsa.
Lomba berlangsung di aula Kantor Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kota Baubau, Provinsi Sultra, Jumat (19/9/2025).
Kantor KPPN Kota Baubau berjarak 5,5 kilometer dengan waktu tempuh 11 menit dari SMKN 1 Baubau.
Sekolah kejuruan tersebut beralamat di Jalan Betoambari, Nomor 7, Kelurahan Wajo, Kecamatan Murhum.
Perlombaan berlangsung sekira pukul 14.30 wita diikuti satu tim dari SMKN 1 Baubau berupa debat permasalahan anggaran di Indonesia.
Baca juga: SMAN 1 Kendari Wakili Sultra Lomba KTI Bandung, Olah Cangkang Pokea, Alang-Alang Serap Limbah Warna
Terlihat satu tim terdiri dari tiga siswa laki-laki, berasal dari kelas 12.
Ketiga siswa SMKN 1 Baubau tersebut tergabung dalam tim “Smart Brain” yakni Ahmad Faisal, Jarot Darmawan dan Abdul Haerullah.
Pembimbing, Wa Ode Darfina mengatakan persiapan sudah dilakukan sejak Juli 2025 lalu.
“Siswa yang kami pilih menjadi satu tim terdapat kategori keahlian yang berbeda, ada yang mahir exel, pembawaannya tenang dan pandai public speaking,” ungkapnya saat diwawancarai TribunnewsSultra.com.
Kata dia, lomba sudah berlangsung sejak Juli 2025 dengan dua tahap yang sudah dilewati.
SMKN 1 Baubau harus melawan tim siswa dari provinsi lainnya.
Provinsi Sultra masuk dalam regional C, terdiri dari provinsi di Sulawesi dan sekitarnya hingga Bali.
Lalu ada regional A untuk wilayah Sumatera dan regional B untuk wilayah Jawa.
Baca juga: Desa Binaan Imigrasi Jadi Inspirasi di Forum Internasional DGICM 2025 di Brunei Darussalam
[ad_2]
- Penulis: Sultra Terkini





