Breaking News
light_mode
Trending Tags

3 Zat Berbahaya Daging Ikan Hiu Bisa Picu Kanker hingga Kerusakan Organ saat Dikonsumsi Manusia – Portal Kendari

  • account_circle Sultra Terkini
  • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

[ad_1]

Portalkendari.com – Berikut ini tiga zat berbahaya pada daging ikan hiu. 

Tak hanya memicu kanker namun juga bisa menyebabkan kerusakan organ saat dikonsumsi manusia. 

Baru-baru ini, daging hiu menjadi salah satu menu dalam program makan bergizi gratis atau MBG. 

Tragisnya, usai menyantap ikan hiu yang diolah tersebut, diduga membuat sejumlah siswa hingga guru mengalami keracunan. 

Kondisi ini terjadi pada Selasa (23/9/2025) di SDN 12 Benua Kayong, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.

Awalnya mereka mendapat hidangan mencakup nasi putih, filet ikan hiu goreng saus tomat, tahu goreng, oseng kol dan wortel, serta buah melon.

Namun tidak lama setelah mengonsumsi menu MBG itu, sebanyak 25 orang terdiri dari 24 siswa dan 1 guru mengalami gejala keracunan seperti muntah, demam, sakit perut, dan mual.

Dikutip dari Tribunnews.com, Wakil Kepala BGN, Nanik S. Dayang memberikan pernyatannya. 

Baca juga: Viral Video Seorang Pria Dapat Ikan Hiu saat Memancing di Masjid Al Alam Kendari Sulawesi Tenggara

Ia mengungkapkan bahwa pilihan menu pada dasarnya bersumber dari kearifan lokal masyarakat. 

Nanik juga menyebut bahwa masyarakat yang ada di Ketapang memang sudah terbiasa makan ikan hiu. 

“Menu apapun itu disesuaikan dengan kearifan lokal. Di wilayah ini yang paling banyak ikan tongkol ya kami gunakan. Di sana biasa makan ikan hiu,” kata Nanik saat ditemui di Cibubur, Jawa Barat, Kamis (25/9/2025).

Ia menegaskan bahwa menu ikan hiu goreng itu baru dua kali diberikan kepada penerima manfaat MBG di sekolah tersebut.

“Kalau di Jakarta ya mahal, di sana banyak jadi diberikan. Menu ikan hiu goreng itu baru dua kali diberikan di sekolah itu selama MBG ini berjalan,” terangnya.

Nanik pun sampai bertekad jika terbukti bahwa ikan hiu jadi sebab keracunan massal di sekolah, maka tak akan digunakan lagi pada MBG selanjutnya. 

“Sekalipun banyak dan terlimpah, bahan yang teridentifikasi jadi penyebab tidak akan kami gunakan lagi,” tegasnya.



[ad_2]

  • Penulis: Sultra Terkini
expand_less