5 Daerah Penyumbang Realisasi Investasi Terbesar di Sulawesi Tenggara hingga September 2025 – Portal Kendari
- account_circle Sultra Terkini
- calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
[ad_1]

Portalkendari.com, KENDARI – Inilah lima daerah sebagai penyumbang realisasi investasi terbesar di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) hingga triwulan III atau September 2025.
Lima daerah tersebut di antaranya Kabupaten Kolaka sebesar Rp13,1 triliun, Konawe Rp4,6 triliun, Kabupaten Konawe Utara Rp717 miliar.
Kemudian, Konawe Selatan sebesar Rp538 miliar, dan Kota Kendari, ibu kota Provinsi Sultra mencapai Rp534 miliar.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sultra, Parinringi, mengatakan realisasi investasi di Sultra hingga September 2025 didominasi oleh penanaman modal asing (PMA) dengan capaian Rp15,4 triliun,
Sedangkan penanaman modal dalam negeri (PMDN) mencapai Rp5,07 triliun.
“Total realisasi investasi Provinsi Sulawesi Tenggara hingga September Tahun 2025 sebesar Rp20,48 triliun. Capaian ini sudah melampaui target Kementerian Investasi atau BKPM sebesar Rp13,28 triliun, dengan persentase pencapaian 154,26 persen,” kata Parinringi, Selasa (21/10/2025).
Ia menjelaskan, lonjakan signifikan terjadi pada triwulan III (Juli–September) 2025 dengan nilai realisasi mencapai Rp6,86 triliun.
Baca juga: Gen Z dan Milenial Dominasi Investor Pasar Modal di Sulawesi Tenggara, Tips Memulai Investasi
Angka ini meningkat 112 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya Rp3,22 triliun.
Sektor Industri Logam Dasar, Barang Logam, Bukan Mesin dan Peralatannya menjadi subsektor dengan realisasi investasi tertinggi, mencapai Rp10,5 triliun.
Diikuti sektor Pertambangan dengan Rp4,4 triliun serta sektor Perumahan, Kawasan Industri, dan Perkantoran sebesar Rp2,07 triliun.
“Realisasi investasi yang terealisasi merupakan bukti nyata dari sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menciptakan ekosistem investasi yang semakin menarik dan produktif,” ujar Kepala DPMPTSP Sultra.
Parinringi menyebut, kenaikan investasi ini juga berdampak pada peningkatan lapangan kerja.
Total tenaga kerja yang terserap dari triwulan I hingga III 2025 tercatat sebanyak 10.835 orang, terdiri dari 10.420 tenaga kerja Indonesia (TKI) dan 415 tenaga kerja asing (TKA). (*)
(TribunnewsSultra.com/Dewi Lestari)
[ad_2]
- Penulis: Sultra Terkini





