Breaking News
light_mode
Trending Tags

Aiptu Arip Pelu, Polisi yang Hadirkan Inovasi Penyiraman Mesin Kincir untuk Petani di Baubau – Portal Kendari

  • account_circle Sultra Terkini
  • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

[ad_1]

Portalkendari.com – Seorang polisi di Kota Baubau kembali menunjukkan peran ganda mereka, bukan hanya sebagai pengayom dan pelindung masyarakat, tetapi juga sebagai penggerak inovasi di sektor pertanian. 

Ia adalah Aiptu Arip Pelu, personel Polsek Sorawolio Polres Baubau, kini menjadi sorotan berkat inovasi penyiraman tanaman menggunakan mesin kincir yang ia gagas. 

Terobosan ini kini mulai diterapkan para petani setempat dan terbukti membawa dampak positif bagi produktivitas lahan.

Sebelumnya, sebagian besar petani di wilayah Sorawolio masih mengandalkan metode penyiraman manual yang memakan waktu dan tenaga. Melihat kondisi tersebut, Aiptu Arip Pelu berinisiatif mencari solusi yang lebih efektif. 

Ia mempelajari berbagai tutorial pertanian secara otodidak dan berdiskusi dengan petani lokal. Hasilnya, ia berhasil menghadirkan sistem penyiraman berbasis mesin pompa bertenaga listrik yang menyalurkan air melalui pipa ke kincir atau sprinkler. 

Dengan cara ini, air dapat tersebar merata ke seluruh lahan, sehingga waktu penyiraman lebih singkat dan tenaga yang dikeluarkan jauh lebih ringan.

Langkah Aiptu Arip dimulai dari meminjam lahan Hutan Kemasyarakatan (HKM) milik warga. Di lahan tersebut ia bereksperimen sekaligus mempraktikkan teknik yang ia pelajari. 

Setelah terbukti efektif, ia membagikan pengetahuan ini kepada para petani agar dapat diterapkan secara luas. Seorang petani sekaligus Ketua RT di Kelurahan Kaisabu Baru mengaku sangat terbantu dengan sistem ini. Selama puluhan tahun bertani, baru kali ini ia merasakan efisiensi dan peningkatan hasil panen yang begitu signifikan.

Bagi Aiptu Arip Pelu, kegiatan bertani bukan sekadar hobi, tetapi bentuk nyata keinginannya untuk berbaur dengan masyarakat dan memberikan kontribusi nyata. 

Dari lahan percobaannya, ia sudah beberapa kali memanen mentimun, cabai, tomat, serta berbagai tanaman hortikultura lainnya. 

Baca juga: Polri Siapkan Tim Psikolog Bantu Pemulihan Trauma Korban Banjir dan Longsor di Bali

Hasil panen tersebut tidak hanya menjadi tambahan pemasukan bagi keluarganya, tetapi juga motivasi bagi petani lain untuk mengadopsi teknologi serupa.

Inovasi ini bukan satu-satunya kontribusi Aiptu Arip. Sebelumnya ia juga terlibat memperjuangkan masuknya aliran listrik ke area pertanian dan membangun musala sebagai pusat kegiatan ibadah warga.

Semua ini menjadi bukti nyata bahwa sosok polisi dapat berperan sebagai agen perubahan, mendukung kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga kamtibmas di wilayahnya.

Baca juga: Kakek Tiri Cabuli Dua Cucu Masih SD di Kendari Sulawesi Tenggara, Pelaku Dibekuk Polisi



[ad_2]

  • Penulis: Sultra Terkini
expand_less