Bahlil Dipanggil Presiden Usai Kunjungi Sultra
- account_circle Sultra Terkini
- calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KENDARIPOS.CO.ID — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang juga Ketua Umum DPP Golkar, Bahlil Lahadalia, mengunjungi Sulawesi Tenggara (Sultra), Minggu (2/11/2025). Kehadirannya dalam rangka membuka Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI Golkar Sultra di Hotel Claro Kendari.
Sepulang dari Sultra, Senin (3/11/2025), Bahlil dipanggil Presiden Prabowo Subianto ke Istana Merdeka, Jakarta. Presiden menggelar rapat terbatas dengan Menteri ESDM tersebut.
Dalam kesempatan itu, Bahlil melaporkan hasil kunjungan kerja ke sejumlah daerah. Termasuk Sulawesi Tenggara (Sultra), Sulawesi Utara (Sulut), dan beberapa wilayah lainnya. Salah satu fokus utama kunjungan adalah percepatan pembangunan listrik desa.
“Saya memberikan laporan karena beberapa hari lalu saya melakukan kunjungan kerja di Sulawesi, di Sultra, di Sulut, serta beberapa daerah lain. Khususnya terkait realisasi listrik desa,” ujar Bahlil kepada awak media usai pertemuan, Senin (3/11/2025).
Bahlil menyampaikan, pemerintah menargetkan seluruh wilayah di Indonesia teraliri listrik paling lambat pada 2030.
“Sesuai arahan Presiden, untuk listrik desa pada 2029-2030, dari 5.700 desa dan 4.400 dusun, harus selesai semua,” tegas Bahlil.
Selain itu, Bahlil juga melaporkan capaian positif di sektor energi, termasuk produksi minyak nasional (lifting). Hingga November 2025, produksi minyak harian Indonesia telah melampaui target APBN sebesar 605.000 barel per hari.
Pendapatan negara bukan pajak (PNBP) sektor energi juga menunjukkan tren positif. Dari target Rp260 triliun pada 2025, realisasi PNBP saat ini sudah mencapai sekitar 74–75 persen.
[ad_2]
- Penulis: Sultra Terkini





