Breaking News
light_mode
Trending Tags

Balita di Bengkulu Muntah Cacing, Kondisinya Kritis Dirujuk ke RSUD M Yunus

  • account_circle Sultra Terkini
  • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

[ad_1]

KENDARIPOS.CO.ID–Kondisi memilukan dialami seorang balita bernama Khaira Nur Sabrina (1,8 tahun) asal Kabupaten Seluma, Bengkulu. Balita dengan berat hanya 8 kilogram itu berulang kali mengeluarkan cacing gelang dari mulut dan hidung saat menjalani perawatan di RSUD Tais.

Awalnya, Khaira dirawat di ICU RSUD Tais karena mengalami demam tinggi, batuk berdahak, dan diduga menderita bronkopneumonia atau infeksi paru-paru. Namun, kondisi pasien semakin mengkhawatirkan ketika ia muntah disertai keluarnya cacing.

Kepala Dinas Kesehatan Seluma, Rudi Syawaludin, menyebut kondisi Khaira sangat memprihatinkan. Selain berat badan yang jauh di bawah normal, hasil pemeriksaan medis menunjukkan pasien mengalami anemia, leukosit tinggi, gula darah mencapai 270, serta temuan larva di paru-paru berdasarkan hasil rontgen.

“Pasien Khaira kita rujuk ke RSUD M Yunus Bengkulu agar mendapatkan perawatan medis lebih lengkap dan intensif,” kata Rudi, Selasa (16/9/2025).

Sementara itu, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Seluma, Mazda, mengungkapkan bahwa kasus balita mengeluarkan cacing dari tubuh baru pertama kali terjadi di wilayah tersebut. Pihaknya akan melakukan investigasi ke lingkungan tempat tinggal keluarga pasien untuk menelusuri faktor penyebab, termasuk kemungkinan adanya paparan dari hewan ternak atau sanitasi yang buruk.

“Kami bersama puskesmas akan turun langsung ke lapangan untuk mengecek kondisi rumah dan lingkungan pasien,” ujarnya, dikutip dari detik.com

Kini, Khaira tengah dirawat intensif di RSUD M Yunus Bengkulu dengan harapan kondisinya segera membaik. Kasus ini sekaligus menjadi peringatan serius tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan anak sejak dini.


[ad_2]
  • Penulis: Sultra Terkini
expand_less