Breaking News
light_mode
Trending Tags

Beda Pernyataan Polisi dan Pihak Kampus Udayana soal CCTV di Kasus Kematian Viral Mahasiswa Timothy – Portal Kendari

  • account_circle Sultra Terkini
  • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

[ad_1]

Portalkendari.com – Berikut ini perbedaan pernyataan yang disampaikan oleh pihak kepolisian dan kampus tempat Timothy berkuliah Universitas Udayana (Unud) soal CCTV. 

CCTV menjadi salah satu kunci utama terungkapnya penyebab kematian mahasiswa viral di salah satu kampus di Bali itu. 

Timothy ditemukan tewas tergeletak usai diduga jatuh dari lantai empat gedung FISIP Unud pada Rabu (15/10/2025).

Rekaman CCTV pun dipertanyakan untuk bisa melihat gerak-gerik Timothy terakhir kalinya. 

Apalagi kabar beredar, Timothy tewas diduga karena mengakhiri hidup. 

Dikutip dari Tribunnews.com, terdapat pernyataan berbeda soal CCTV ini. 

Dari pihak kepolisian menyebutkan bahwa kamera CCTV di lantai empat gedung FISIP Unud rusak sejak tahun 2023 lalu.

Sementara berbeda dengan pernyataan pihak kampus, yang menyebutkan bahwa CCTV tak ada yang rusak. 

Baca juga: Kasus Kematian Timothy Viral, Polisi Sebut Motif Bukan Karena Bully, Kampus Bantah Gegara Skiripsi

Lantas seperti apa perbedaan pernyataan tersebut? 

1. CCTV Rusak Versi Polisi

Masih dikutip dari Tribunnews.com, berdasarkan keterangan Kapolsek Denpasar Barat, Kompol Laksmi Trisnadewi Wieryawan CCTV kampus pada lokasi kejadian rusak.

“Memang di lantai empat, ada CCTV tapi CCTV-nya rusak. Kami sudah koordinasi dengan pihak kampus juga. Itu kerusakan CCTV di lantai empat itu dari sekitara tahun 2023,” ujar Laksmi dikutip dari YouTube tvOne, Senin (20/10/2025).

2. Pihak Kampus Bantah soal CCTV Rusak

Pihak kampus, justru membantah hal tersebut. 

Khususnya kamera CCTV di lantai empat gedung FISIP Unud, disebut tidak mengalami kerusakan.



[ad_2]

  • Penulis: Sultra Terkini
expand_less