Cara Buat Teh Herbal Daun Kelor Dibagikan PKMI UHO ke Warga Soropia Konawe Sulawesi Tenggara – Portal Kendari
- account_circle Sultra Terkini
- calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
[ad_1]

Portalkendari.com, KONAWE – Tim Program Kemitraan Masyarakat Internal Universitas Halu Oleo (PKMI-UHO) membagikan cara membuat teh herbal daun kelor kepada warga Desa Soropia, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Rabu (29/10/2025).
Desa Soropia berjarak 20 kilometer atau perjalanan sekira 36 menit berkendara dari Kampus UHO di Kampus Hijau Bumi Tridharma, Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu, Kota Kendari.
Tim tersebut terdiri dari Dosen Fakultas Farmasi UHO Kendari yakni Yamin sebagai Ketua, serta Rachma Malina dan Nurul Hikmah sebagai anggota.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat bertajuk Sosialisasi Pembuatan Teh Herbal Daun Kelor Sebagai Alternatif Suplemen Antioxidant dalam Upaya Pencegahan Penyakit Degeneratif.
Ketua tim PKMI UHO, Yamin, mengatakan program tersebut bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang cara mengolah daun kelor menjadi teh herbal yang bermanfaat bagi kesehatan.
Tumbuhan dengan nama latin Moringa Oleifera ini diketahui mengandung antioksidan tinggi yang dapat membantu mencegah penyakit degeneratif seperti diabetes, hipertensi, dan jantung.
“Daun kelor merupakan tanaman lokal yang mudah dijumpai di Soropia dan memiliki potensi besar sebagai bahan pangan fungsional. Kami ingin masyarakat mampu mengolahnya menjadi produk bernilai guna dan bernilai ekonomi,” kata Yamin, Rabu (29/10/2025).
Baca juga: 12 Tim Adu Strategi Ajang Robot Sumo UHO Kendari, Mahasiswa hingga Pelajar Unjuk Inovasi Teknologi
Dosen Fakultas Farmasi UHO itu menyampaikan, dalam sosialisasi ini warga diberitahu tentang kandungan gizi serta manfaat daun kelor sebagai sumber antioksidan alami.
Antioksidan tersebut dapat menangkal radikal bebas yang dapat merusak sel tubuh.
Adapun proses pembuatan teh herbal daun kelor dilakukan melalui beberapa tahap, mulai dari pemilihan daun yang berkualitas, pengeringan, penepungan, hingga pengemasan secara sederhana.
Dalam prosesnya, ia menekankan pentingnya menjaga kebersihan, memperhatikan takaran, serta menggunakan metode pengeringan yang tepat agar kandungan antioksidan dalam daun kelor tetap terjaga.
“Selain untuk menjaga kesehatan, teh herbal daun kelor juga berpotensi menjadi peluang usaha bagi masyarakat. Produk ini bisa dikembangkan sebagai usaha rumahan yang bernilai ekonomi,” jelasnya. (*)
(TribunnewsSultra.com/Dewi Lestari)
[ad_2]
- Penulis: Sultra Terkini





