Breaking News
light_mode
Trending Tags

Desersi Tentara Ukraina Capai Rekor Tertinggi Oktober 2025

  • account_circle Sultra Terkini
  • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

[ad_1]

Portalkendari.com — Ukraina menghadapi tekanan serius di medan perang setelah tercatat 21.602 tentara meninggalkan dinas tanpa izin (desersi) sepanjang Oktober 2025, angka tertinggi sejak invasi Rusia dimulai lebih dari empat tahun lalu, menurut laporan BBC Ukraine, Jumat (7/11/2025).

Mengutip data dari Kejaksaan Agung Ukraina, puluhan ribu tentara meninggalkan pos mereka hanya dalam satu bulan. Igor Lutsenko, mantan anggota parlemen yang kini bertugas di militer, mengatakan angka sebenarnya kemungkinan lebih tinggi.

“Sebanyak 21.602 pada Oktober ini rekor yang sangat buruk. Ini hanya data resmi. Banyak kasus desersi tidak tercatat,” tulis Lutsenko di akun Facebook-nya. Dikutip dari kompas.com

Meningkatnya angka desersi memicu beban berat bagi pasukan yang masih bertugas di garis depan. Lutsenko menekankan, setiap tentara yang tetap bertugas harus menanggung beban dua hingga tiga kali lipat, sementara wilayah timur dan selatan terus digempur Rusia.

Dalam beberapa bulan terakhir, pemerintah Ukraina memperluas kampanye wajib militer untuk menggantikan pasukan yang berkurang. Namun kebijakan ini memicu kritik, terutama setelah maraknya video di media sosial yang menunjukkan petugas militer menyergap pria-pria usia wajib militer di jalanan, memaksa mereka masuk van. Fenomena ini dikenal dengan sebutan “busifikasi” dan memicu ketidakpuasan warga.

Beberapa video menampilkan perlawanan calon rekrutan terhadap aparat, menimbulkan perdebatan soal hak asasi manusia. Menanggapi kritik, Nikita Poturaev, Ketua Komite Kebijakan Kemanusiaan dan Informasi Parlemen Ukraina, menyebut sebagian video manipulasi AI, Pihak militer juga meminta warga tidak merekam atau menyebarkan video terkait operasi aparat untuk menghindari disinformasi.


[ad_2]
  • Penulis: Sultra Terkini
expand_less