Kapal Induk Terbesar AS Tiba di Karibia, Ketegangan dengan Venezuela Memuncak
- account_circle Sultra Terkini
- calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Portalkendari.com — Ketegangan geopolitik di kawasan Amerika Latin meningkat tajam setelah kapal induk terbaru dan terbesar milik Amerika Serikat (AS), USS Gerald R. Ford, tiba di perairan Karibia pada Selasa (11/11/2025) waktu setempat. Kedatangan kapal induk bertenaga nuklir ini menandai pengerahan militer terbesar AS di kawasan tersebut dalam dua dekade terakhir, di tengah memanasnya hubungan Washington dengan pemerintahan Presiden Nicolás Maduro di Venezuela.
Pentagon mengonfirmasi kedatangan USS Gerald R. Ford di bawah komando U.S. Southern Command (SOUTHCOM). Dalam pernyataannya, Departemen Pertahanan AS menyebut operasi itu bertujuan untuk “mengganggu perdagangan narkotika dan membongkar organisasi kriminal transnasional.” Namun, sejumlah analis menilai kehadiran kapal induk tersebut juga mengandung pesan strategis bagi Venezuela, yang selama ini menjadi sasaran sanksi dan tuduhan kriminal oleh Washington.
USS Gerald R. Ford membawa lebih dari 5.000 prajurit, puluhan jet tempur siluman F-35 Lightning II, dan didampingi beberapa kapal perusak serta kapal selam bertenaga nuklir. Kapal induk ini bergabung dengan delapan kapal perang lain yang telah lebih dulu ditempatkan di kawasan Karibia sejak Oktober lalu. Langkah ini disebut sebagai pengerahan maritim terbesar AS di wilayah barat sejak invasi Irak tahun 2003.
“Keberadaan Gerald R. Ford menegaskan komitmen kami dalam menjaga keamanan kawasan dan mendukung upaya internasional menindak perdagangan narkoba,” ujar Laksamana Muda Rick Burgess, juru bicara Angkatan Laut AS, dikutip dari Navy Times. dilansir dari detik.com
[ad_2]
- Penulis: Sultra Terkini





