Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pidato di Hari Veteran, Trump Desak Amerika Rayakan “Victory Day” Perang Dunia

  • account_circle Sultra Terkini
  • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

[ad_1]

Portalkendari.com — Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengusulkan perubahan makna Hari Veteran menjadi “Victory Day” atau Hari Kemenangan untuk memperingati kemenangan militer AS dalam Perang Dunia I dan II.

Hal itu disampaikan Trump dalam pidatonya pada upacara Hari Veteran di Arlington National Cemetery, Selasa (11/11/2025). Ia menilai, selama ini masyarakat Amerika kurang menunjukkan kebanggaan nasional terhadap keberhasilan negaranya dalam dua perang besar dunia.

“Ketika saya melihat negara lain merayakan Hari Kemenangan, mereka merayakan kemenangan mereka di Perang Dunia II. Lalu saya berpikir, kita juga harus punya Hari Kemenangan,” ujar Trump, dikutip dari The Independent. Dikutip dari kompas.com

“Mulai sekarang, kita akan merayakan Hari Kemenangan untuk Perang Dunia I, Perang Dunia II, dan, sejujurnya, untuk semua kemenangan kita.”

Dalam pidatonya, Trump juga membandingkan tradisi peringatan di negara lain. Ia menyebut Perancis dan Rusia memiliki Hari Kemenangan yang merayakan berakhirnya Perang Dunia II, masing-masing pada 8 Mei dan 9 Mei setiap tahun.

“Perancis punya perayaan besar untuk kemenangan mereka atas Jerman Nazi, dan Rusia juga merayakan Hari Kemenangan dengan mengenang 27 juta korban perang. Tapi kita? Kita bahkan tidak punya perayaan seperti itu,” kata Trump.

Namun, klaim Trump bahwa Amerika tidak memiliki Hari Kemenangan dianggap tidak sepenuhnya benar. Secara historis, Hari Veteran bermula dari peringatan Armistice Day pada 11 November 1919, tepat satu tahun setelah gencatan senjata yang mengakhiri Perang Dunia I.


[ad_2]
  • Penulis: Sultra Terkini
expand_less