Pojok Baca Parudongka, Cahaya Literasi Anak di Pelosok Routa Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara – Portal Kendari
- account_circle Sultra Terkini
- calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
[ad_1]

Portalkendari.com, KONAWE – Intip Pojok Baca Parudongka, cahay literasi dari pelosok Routa, kecamatan paling barat di Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Kecamatan Routa berjarak 320 kilometer dari kota Unaaha ibu kota Kabupaten Konawe.
Sedangkan dari Kota Kendari, ibu kota Provinsi Sultra, Routa berjarak sekira 200 kilometer.
Senyum sumringah terpancar dari wajah anak-anak sekolah, mengisi dan mengikuti berbagai kegiatan kreatif, serta berdiskusi tentang buku bacaan yang diminati di Pojok Baca Parudongka.
Pojok baca ini berdiri atas inisiasi Tim Ekspedisi Patriot Universitas Indonesia (UI), bekerja sama dengan Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia (RI).
Didukung oleh pemerintah dan masyarakat setempat serta sejumlah donatur.
Bangunan yang sebelumnya digunakan sebagai gudang logistik kawasan transmigrasi, kini diubah menjadi ruang baca sederhana.
Baca juga: Tips Memilih Buku Bacaan Anak Dibagikan Pendongeng di Kendari Sulawesi Tenggara, Manfaat Mendongeng
Dibersihkan, dicat, dan dihias menjadi Pojok Baca Parudongka yang diharap mampu menjadi tempat interaksi yang edukatif dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Buku-buku yang disediakan, dikumpul dari hasil donasi, dan datang dari berbagai daerah seperti Yogyakarta dan Jakarta, dikirim secara bertahap.
Selain itu juga ada buku-buku bernuansa kesehatan, berisi topik tumbuh kembang dan gizi keluarga, yang disumbangkan Puskesmas Routa.
Ketua tim 14-Output 1 Ekspedisi Patriot Kementrans dan Universitas Indonesia, Dr Abellia Anggi Wardani, berharap anak-anak Parudongka yang hari ini gemar membaca, suatu saat dapat menempuh pendidikan tinggi dan kembali membangun tanah kelahiran mereka.
“Interaksi yang lahir dari ruang ini diharapkan menumbuhkan rasa cinta anak-anak terhadap ilmu pengetahuan,” kata Dr Abellia dosen Program Studi Prancis, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya UI saat diwawancarai TribunnewsSultra.com. Jumat (24/10/2025).
Tim Ekspedisi Patriot UI Tim 14 Luaran 1 dipimpin oleh Dr Abellia Anggi Wardani.
Tim ini beranggotakan satu mahasiswa UI, satu mahasiswa Universitas Padjadjaran, dan dua alumni UI.
Baca juga: Sewa Buku Kendari Sulawesi Tenggara Sedia Buku Berbagai Genre, Biaya Peminjaman Rp15 Ribu per Pekan
Melakukan penelitian dan pengabdian di kawasan Transmigrasi Asinua–Routa, selama empat bulan mulai 12 Agustus – 12 Desember 2025.
[ad_2]
- Penulis: Sultra Terkini





