Breaking News
light_mode
Trending Tags

Video Detik-detik Mahasiswa Dibanting Oknum Dosen di Kendari Sulawesi Tenggara, Korban Lapor Polisi – Portal Kendari

  • account_circle Sultra Terkini
  • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

[ad_1]

Portalkendari.com, KENDARI – Inilah detik-detik seorang mahasiswa dibanting oleh oknum dosen di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Peristiwa ini terjadi disalah satu kampus swasta saat kegiatan mahasiswa baru (maba).

Kampus tersebut terletak di Jalan KH Ahmad Dahlan, Kelurahan Wowanggu, Kecamatan Kadia, Kota Kendari.

Jarak lokasi penganiayaan ini hanya 3 kilometer (km) dari Markas Kepolisian Resor Kota atau Polresta Kendari.

Markas polisi itu berada di Jalan DI Panjaitan Nomor 1, Kelurahan Bonggoeya, Kecamatan Wua-Wua.

Baca juga: Diduga Putus Cinta, Pria Lompat dari Jembatan Teluk Kendari Sulawesi Tenggara Sempat Banting Motor

Insiden ini dialami oleh AL (23), mahasiswa Jurusan Arsitektur Angkatan 2023, pada Rabu (17/9/2025) sekitar pukul 17.00 Wita.

Berdasarkan video yang diterima TribunnewsSultra.com, tampak oknum dosen berinisial MA mengenakan kemeja putih berdiri di sekitar mahasiswa.

Tak lama berselang, tiba-tiba oknum dosen tersebut menghampiri korban lalu memegang kerah bajunya.

Selanjutnya, tubuh korban ditarik lalu dibanting di atas jalan paving blok.

Usai bangkit, MA kembali menarik kerah baju dan melayangkan pukulan ke lengan kiri korban.

Baca juga: Polda Sultra Ambil Alih Penanganan Kasus Wanita Banting Bayi di Wua-Wua Kendari Sulawesi Tenggara

Korban AL mengatakan usai kejadian kekerasan tersebut, dirinya mengalami memar dan sakit pada area belakang.

“Sikut saya memar, dan belakangku sakit sekali sampai sesak napas,” ujarnya kepada TribunnewsSultra.com, Selasa (23/9/2025).

AL menambahkan, aksi arogansi oknum dosen ini terjadi di hadapan mahasiswa baru dalam acara Orientasi Studi Dasar-dasar Islam dan Kemuhammadiyahan (Osdik) Tahun 2025.

“Sudah kami buat laporan di Polresta Kendari pada Senin (22/9/2025),” ujar korban.

Sementara itu, dosen MA saat dikonfirmasi melalui WhatsApp enggan merespons wartawan. (*)

(TribunnewsSultra.com/La Ode Ahlun Wahid)



[ad_2]

  • Penulis: Sultra Terkini
expand_less