Viral Pejabat Pemerintah Kota Kendari ‘Plesiran’ di Bali, Wali Kota Siska Karina Sebut Studi Tiru – Portal Kendari
- account_circle Sultra Terkini
- calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
[ad_1]

Portalkendari.com, KENDARI – Pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari viral karena diduga ‘plesiran’ selama beberapa hari di Provinsi Bali.
Sejumlah pejabat Pemkot Kendari ini berkunjung ke Bali diperkirakan mulai 21-23 Oktober 2025.
Pejabat tersebut antara lain Wali Kota, Siska Karina Imran; Sekretaris Daerah (Sekda), Amir Hasan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), Erlis Satya Kencana, dan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), Hasria.
Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Seko Kaimuddin Haris; Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Muhammad Saiful.
Baca juga: Wali Kota Kendari Siska Tunjuk Pelaksana Tugas Sekwan dan Camat Poasia, Perpanjang Plt Kadis Damkar
Kemudian, Camat Wua-Wua, Ferry Irawan Yunus; Camat Kadia, Hasman Dani; Camat Poasia, Roniva Mandalay Putra.
Lalu Camat Nambo, Anjas Syamsuriadi; Camat Kendari Barat, Asmada; serta Camat Mandonga, Kasman Kasim Marewa.
Camat Puuwatu, Sainul Latief; Camat Abeli, Rakhmat; Camat Baruga, Bustan; Camat Kambu, Aswan; dan Camat Kendari, Budi Utomo.
Siska dalam beberapa kesempatan membantah tudingan yang menyatakan dirinya dan sejumlah pejabatnya melakukan perjalanan wisata ke Pulau Dewata.
“Kontroversi juga ya bisa dikatakan seperti itu, saya kunjungan ke sana karena sangat tertarik dengan pembenahan sampahnya,” katanya, Selasa (28/10/2025).
Baca juga: Daftar Nama 121 Pejabat Pemerintah Kota Kendari Baru Dilantik Siska Karina Imran, Kabag hingga Lurah
Dia menyampaikan, kunjungannya ke Bali bertujuan untuk studi tiru sistem pelayanan publik di Mall Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Badung.
Badung pasalnya tercatat sebagai kabupaten dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tertinggi di Indonesia yaitu mencapai Rp9 triliun per tahun.
Selain ke Kabupaten Badung, pejabat Pemkot Kendari juga mengunjungi Desa Wisata Penglipuran Kabupaten Bangli untuk melihat penerapan sistem pengolahan sampah.
“Kami ingin meniru bagaimana mereka menggerakkan perekonomian dari sektor wisata dan UMKM. Itu yang ingin kami implementasikan di Kendari,” jelasnya. (*)
(TribunnewsSultra.com/Apriliana Suriyanti)
[ad_2]
- Penulis: Sultra Terkini





