Breaking News
light_mode
Trending Tags

Wisatawan Desa Wisata Ulu Sawa Konawe Utara Capai Ribuan per Bulan, Ada Atraksi, Taman Bawah Laut – Portal Kendari

  • account_circle Sultra Terkini
  • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

[ad_1]

Portalkendari.com, KONAWE UTARA – Desa Wisata Ulu Sawa di Kecamatan Sawa, Kabupaten Konawe Utara (Konut), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat kenaikan kunjungan wisatawan dari tahun ke tahun.

Data terbaru menunjukkan jumlah kunjungan pada Januari hingga Agustus 2025 sudah melampaui total kunjungan sepanjang tahun 2024.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Konawe Utara (Dispar Konut), Riyas Aritman, membenarkan hal tersebut. 

“Memang benar bahwa dari tahun ke tahun Desa Wisata Ulu Sawa ini mengalami kenaikan jumlah kunjungan,” ujarnya saat diwawancarai, Kamis (11/9/2025). 

“Tahun 2024 tercatat setiap bulannya mencapai ribuan kunjungan. Tahun 2025, Januari-Agustus telah melebihi angka jumlah kunjungan tahun 2024,” jelasnya.

Baca juga: 2.250 Peserta Ikuti Amazing Sultra Run 2025, Andi Sumangerukka Ajak Promosikan Wisata Lewat Olahraga

Menurut Riyas, peningkatan itu dipengaruhi keunggulan Desa Wisata Ulu Sawa yang menawarkan daya tarik beragam.

Desa ini memiliki wisata kuliner khas, homestay untuk penginapan, taman wisata bawah laut Teluk Lasolo untuk aktivitas diving (menyelam), serta panorama alam berupa Pantai Wale. 

Adapula atraksi tarik jaring, susur sungai, serta eksplor habitat burung maleo.

Daya tarik tersebut menjadikan Desa Wisata Ulu Sawa semakin diminati wisatawan.

Untuk diketahui, Desa Ulu Sawa merupakan suatu wilayah di Kecamatan Sawa yang didominasi oleh pesisir pantai.

Baca juga: Air Terjun Kogawuna Surga Tersembunyi di Desa Wisata Limbo Bungi Baubau Sulawesi Tenggara

Desa dengan permukiman penduduknya berada di pesisir pantai ini, didominasi oleh para nelayan.

Desa ini berjarak sekitar 40 kilometer dari Kota Kendari, ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara, dengan waktu tempuh 1 jam perjalanan.

Pemerintah daerah melalui Dinas Pariwisata juga terus melakukan pendampingan terhadap desa wisata.

Dukungan diberikan dalam bentuk pengembangan sarana prasarana, penguatan sumber daya manusia, serta pemberdayaan ekonomi kreatif berbasis masyarakat.

Pendekatan ini diharapkan mendorong desa wisata naik kelas, berkembang berkelanjutan, sekaligus meningkatkan pendapatan warga setempat.

Baca juga: Tempat Wisata Baru di Kawasan Pelabuhan Bungkoto Kendari Sulawesi Tenggara, Curi Perhatian Warga



[ad_2]

  • Penulis: Sultra Terkini
expand_less