Detik-detik Tim Damkar Kendari Sulawesi Tenggara Evakuasi Biawak Terjebak di Saluran Pembuangan Air – Portal Kendari
- account_circle Sultra Terkini
- calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
[ad_1]

Portalkendari.com, KENDARI – Tim Penyelamat Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) berhasil mengevakuasi seekor biawak.
Biawak ini terjebak di saluran pembuangan air rumah warga, pada Rabu (24/9/2025).
Proses evakuasi singkat ini tidak menimbulkan cedera baik bagi biawak maupun petugas.
Humas Dinas Dakmar dan Penyelamatan Kota Kendari, Martoyo Awaluddin menjelaskan awal mula kejadianini.
Awalnya, saat pemilik rumah bernama Mas, yang tinggal di Blok A BTN Green Dirlan Residence, Lorong Konggoasa, Kecamatan Puuwatu, menemukan seekor biawak di kamar mandinya.
Baca juga: 2 Mobil Damkar Padamkan Kebakaran Gudang Arsip BKAD Konawe Utara, Penyebab Diduga Korsleting Listrik
“Biawak tersebut masuk ke dalam saluran pembuangan, membuatnya tidak bisa keluar,” ujarnya.
Khawatir akan keselamatan hewan tersebut dan keluarganya, Mas segera menghubungi petugas Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Kendari.
Kata Martoyo, laporan diterima pada pukul 12.30 Wita dan langsung ditindaklanjuti oleh Tim Operator Komunikasi.
Tanpa menunda, Tim Penyelamat (Rescue) segera diberangkatkan menuju lokasi kejadian.
Berdasarkan Google Maps, jarak tempuh dari Markas Komando (Mako) Dinas Damkar dan Penyelamatan Kendari ke lokasi kejadian sekitar 5,3 kilometer (km).
Baca juga: BREAKING NEWS Kebakaran Gudang Arsip BKAD Konawe Utara Sulawesi Tenggara, Damkar: Masih Penanganan
“Tim tiba di lokasi tepat pukul 12.45 Wita, hanya 15 menit setelah laporan diterima,” ujarnya.
Dengan hati-hati, petugas menggunakan alat penjepit untuk menarik biawak keluar dari lubang pembuangan.
Proses evakuasi berlangsung efisien dan selesai dalam waktu 15 menit, tepatnya pada pukul 13.00 Wita.
Biawak yang berhasil diselamatkan kemudian dilepasliarkan ke habitat yang lebih aman. (*)
(TribunnewsSultra.com/Sugi Hartono)
[ad_2]
- Penulis: Sultra Terkini





