Gubernur Sulawesi Tenggara Santuni Rp100 Juta, Suapi Anak Yatim Saat Pekandeana Ana Maelu di Baubau – Portal Kendari
- account_circle Sultra Terkini
- calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
[ad_1]

Portalkendari.com,BAUBAU – Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka menyantuni Rp100 juta untuk 1.151 anak yatim di Kota Baubau Provinsi Sultra.
Santunan tersebut diberikan pada prosesi Pekandeana Ana Maelu di kantor wali kota Jalan Raya Palagimata, Kelurahan Lipu, Kecamatan Betoambari, Jumat (17/10/2025).
Kantor tersebut berjarak 6,4 kilometer atau 15 menit naik motor atau mobil dari Pelabuhan Murhum Jalan Yos Sudarso, Wale, Kecamatan Wolio.
Sebanyak 1.151 anak yatim tersebut tersebar di delapan kelurahan.
Selain menerima santunan uang, beberapa anak yatim juga tampak disuapi hidangan yang disajikan di Pekandeana oleh Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka.
Seorang anak mengungkapkan kebahagiaannya terlibat dalam Pekandeana Ana Maelu.
“Sangat senang, jarang makan seperti ini,” ujarnya.
Baca juga: 150 Siswa Berprestasi Nasional, Internasional Terima Jutaan Rupiah Reward Gubernur Sulawesi Tenggara
Gubernur Andi Sumangerukka datang ke Kota Baubau hanya satu hari untuk menghadiri prosesi tersebut.
Ia menganggap kegiatan tersebut sangat luar biasa.
“Waktu yang baik untuk beribadah,” ujarnya.
Tidak hanya menyantuni anak yatim, Andi Sumangerukka juga sebelumnya membagikan Rp100 juta untuk peserta upacara yang hadir.
Sebab keteguhan peserta yang tidak bubar ketika hujan di tengah pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun atau HUT ke 484 dan 24 tahun Baubau sebagai daerah otonom.
Untuk diketahui Pekandeana Ana Maelu adalah tradisi memandikan dan memberi makan anak yatim piatu.
Baca juga: Jadwal Festival Film Benteng Wolio Putar Puluhan Film Lokal dan Nasional di Benteng Keraton Baubau
Prosesi asal Buton ini biasanya dilaksanakan sebagai Lebaran bagi anak yatim piatu, digelar tiap 10 Muharam.
Kali ini Pekandeana menjadi rangkaian hari jadi Kota Baubau.
Acara penutupan berlangsung di Kotamara dan dihadiri ribuan masyarkat Kota Baubau.(*)
(TribunnewsSultra.com/Harni Sumatan)
[ad_2]
- Penulis: Sultra Terkini





