Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kabar Baik Timnas Malaysia Disaat Skandal Pemain Naturalisasi 7 Pemain Ilegal – Portal Kendari

  • account_circle Sultra Terkini
  • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

[ad_1]

Portalkendari.com – Presiden FIFA, Gianni Infantino, mengunjungi negara Malaysia, Sabtu (25/10/2025).

Tujuan utama kunjungan ini, untuk meresmikan lapangan sepak bola mini di Sekolah Dasar Sri Kelana.

Lapangan ini bagian dari program FIFA Arena, bertujuan membangun 1.000 lapangan untuk anak-anak di seluruh dunia.

Lapangan sepak bola dirancang pertandingan 5 lawan 5, berukuran 20x40m. Menggunakan rumput sintetis dan dilengkapi dengan pagar serta gawang.

Selain proyek FIFA Arena, FIFA dan Pemerintah Malaysia juga berkolaborasi di bawah Program Pengembangan FIFA Forward.

Baca juga: Nasib 7 Naturalisasi Ilegal Timnas Malaysia Ditentukan 30 Oktober 2025, Kans FAM Digugat Klub Pemain

Membangun Pusat Pelatihan Sepak Bola Nasional Malaysia yang baru di Putrajaya. Ini merupakan proyek pertama di Asia Tenggara.

Dengan pendanaan sebesar Rp85,8 miliar lebih dari FIFA dan tambahan Rp157,8 miliar dari Pemerintah Malaysia.

Mengutip laman soha.vn, secara total, proyek ini membutuhkan modal hingga Rp243,6 miliar.

Fasilitas baru ini akan mencakup 3 lapangan sepak bola berukuran penuh. Dilengkapi penerangan, pagar pengaman, dan sistem pemanenan air hujan.

Juga akan terdapat pusat kebugaran, ruang serbaguna, ruang ganti, dan area pemulihan bagi para atlet.

Proyek FIFA membawa kabar baik bagi sepak bola Malaysia di tengah kebingungan para penggemar di negara itu.

Atas hukuman yang dijatuhkan ke Persatuan Sepak Bola Malaysia (FAM) dan 7 pemain naturalisasi Timnas Malaysia.

Sebelumnya pada 26 September, FIFA mengumumkan keputusan menghukum Federasi Sepak Bola Malaysia dan 7 pemain naturalisasi.

Baca juga: Timnas Malaysia Tak Terkalahkan Tahun 2025, Kini Ranking FIFA Menanjak Lampaui Timnas Indonesia

Yakni Gabriel Felipe Arrocha, Facundo Garces, Rodrigo Julian Holgado, Imanol Javier Machuca, Joao Vitor Brandao Figueiredo, Jon Irazabal Iraurgui, dan Hector Alejandro Hevel Serrano.

Alasan hukuman tersebut adalah karena ketujuh pemain ini bermain secara ilegal untuk Timnas Malaysia dalam 2 pertandingan Kualifikasi Piala Asia 2027 melawan Timnas Vietnam dan Nepal.

Pada 7 Oktober, FIFA menerbitkan bukti bahwa kelompok pemain naturalisasi tersebut menggunakan dokumen palsu. 

FAM kemudian mengajukan banding. Hasil banding diperkirakan akan diumumkan pada 30 Oktober. (*)



[ad_2]

  • Penulis: Sultra Terkini
expand_less