Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kesurupan Bukan Hanya Fenomena Mistis, Ini Penjelasan Medisnya

  • account_circle Sultra Terkini
  • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

[ad_1]

Portalkendari.com–Fenomena kesurupan atau yang kerap disebut “kerasukan” masih sering dikaitkan dengan dunia gaib di Indonesia. Masyarakat kerap meyakini bahwa seseorang yang kesurupan sedang dirasuki roh halus, hantu, atau makhluk tak kasat mata lainnya. Tapi tahukah Anda? Dalam dunia medis, kondisi ini memiliki penjelasan ilmiah yang disebut sebagai possessive trance disorder, bagian dari gangguan disosiatif.

Menurut WHO, possession trance disorder adalah kondisi psikologis yang ditandai dengan hilangnya kesadaran akan identitas diri dan lingkungan secara tiba-tiba, biasanya diikuti dengan perubahan perilaku dan suara yang ekstrem.

Gejala Kesurupan Menurut Medis:

Orang yang mengalami possession trance disorder umumnya menunjukkan gejala berikut:

  • Kehilangan kendali atas tubuhnya
  • Tidak menyadari kondisi lingkungan sekitar
  • Amnesia atau kehilangan ingatan
  • Perubahan identitas dan suara
  • Sulit berkonsentrasi atau membedakan kenyataan
  • Perilaku tidak biasa seperti berbicara sendiri, menjerit, atau bergerak tidak terkontrol

Gejala ini bisa berlangsung beberapa menit hingga beberapa jam, tergantung pada kondisi psikis individu dan situasi pemicunya.

Apa Penyebab Kesurupan Menurut Medis?

Dilansir dari alodokter, hingga kini belum ada satu penyebab pasti, namun beberapa faktor berikut sangat berperan:

  • Trauma psikologis, khususnya di masa kecil (kekerasan, pelecehan, kematian orang terdekat)
  • Stres berat akibat tekanan sosial, ekonomi, atau konflik budaya
  • Faktor genetik dan riwayat gangguan mental dalam keluarga
  • Lingkungan dan budaya, terutama yang lekat dengan praktik spiritual atau kepercayaan tertentu
  • Histeria massal, terutama pada kelompok dengan tekanan emosional tinggi (seperti sekolah, tempat kerja, dll)

Diagnosis Tidak Bisa Sembarangan

Untuk mendiagnosis possession trance disorder, dokter tidak hanya menilai secara medis, tapi juga memperhitungkan konteks budaya dan agama tempat pasien tumbuh.

Kondisi ini hanya bisa disebut gangguan mental jika terjadi di luar praktik keagamaan atau spiritual (misalnya zikir, kesurupan saat ritual adat), dan tidak dipicu oleh obat, zat psikoaktif, atau gangguan saraf lainnya seperti epilepsi.

Penanganan Kesurupan dalam Dunia Medis:

Jika telah terdiagnosis, penanganan kesurupan biasanya meliputi:

  • Psikoterapi (terapi bicara, terapi trauma, dll)
  • Obat-obatan (antidepresan atau antikecemasan, sesuai kebutuhan)
  • Pendekatan budaya, termasuk keterlibatan keluarga dan tokoh masyarakat agar pasien merasa aman secara emosional dan spiritual

Penanganan tidak hanya fokus pada gejala fisik, tetapi juga pemulihan psikis dan stabilitas emosional.(*)


[ad_2]
  • Penulis: Sultra Terkini
expand_less