Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pemulung Tewas Tersengat Listrik saat Kumpulkan Besi di Lokasi Proyek Drainase Kendari Sultra – Portal Kendari

  • account_circle Sultra Terkini
  • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

[ad_1]

Portalkendari.com, KENDARI – Seorang pemulung, SL (29), meninggal usai tersengat listrik di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumat (26/9/2025).

Insiden ini terjadi saat korban memungut besi di area proyek pembongkaran saluran drainase di Jalan Merdeka Raya, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga.

​Jarak Jalan Merdeka Raya dengan Eks MTQ Kendari atau Tugu Religi Sultra sekira 1,8 kilometer (km), waktu tempuh 7 menit berkendara.

Berdasarkan keterangan pelaksana proyek, Erik, kejadian berlangsung sekitar pukul 15.20 Wita, sesaat setelah ibadah Salat Asar.

Saat itu, excavator sedang membongkar saluran drainase, sementara korban dan pemulung lainnya mengumpulkan potongan besi dari material bongkaran.

Baca juga: 9 Pemulung dan 3 Anak Jalanan di Kota Baubau Sulawesi Tenggara Terjaring Razia Satpol PP

​Erik mengaku sempat melarang korban untuk mengambil besi di area tersebut, karena alat berat sedang bekerja.

“Saya sudah arahkan jangan ambil di sini, tapi dia memaksa,” ujar Erik, Jumat (26/9/2025).

Di tengah aktivitas pembongkaran, excavator secara tidak sengaja menyentuh kabel listrik.

Arus listrik kemudian mengalir melalui alat berat hingga ke potongan besi yang sedang dipegang oleh korban.

​Saksi mata, Ode (31), yang juga berada di lokasi kejadian, menuturkan sempat ikut tersengat, tetapi berhasil melepaskan diri.

Baca juga: Kronologi Pemulung di Kota Kendari Sulawesi Tenggara Temukan Jasad Bayi di Tempat Pembuangan Sampah

“Awalnya saya yang kena setrum, tapi berhasil lepas,” kata Ode.

​Berbeda dengan Ode, korban tidak dapat melepaskan diri karena memegang besi dengan kedua tangannya.

Akibatnya, arus listrik terus mengalir hingga membuat korban pingsan dan terjatuh ke dalam selokan yang berisi air.

​Setelah kejadian, korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Korem Kendari, Jalan Laute Nomor 1, Kelurahan Mandonga, Kecamatan Mandonga. 

Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia. (*)

(TribunnewsSultra.com/Sugi Hartono)



[ad_2]

  • Penulis: Sultra Terkini
expand_less