Penampakan Paruparu Dunia di Kalimantan Tengah dari Ketinggian, Nyaris Tak Ada Rumah – Portal Kendari
- account_circle Sultra Terkini
- calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
[ad_1]

Portalkendari.com, KENDARI – Penampakan lahan sawit di Provinsi Kalimantan Tengah.
Lahan sawit terluas kedua di Indonesia itu bisa terlihat dengan kasat mata dari ketinggian.
Hamparan kebun sawit dapat dilihat penumpang pesawat dari Jakarta ke Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah hingga Pontianak.
Kotawaringin berjarak 419,5 kilometer dari ibu kota Kalimantan Tengah, Palangka Raya, berdasarkan perhitungan google maps.
Perjalanan 419,5 kilometer itu dapat ditempuh melalui jalur darat melewati Jalan Ahmad Yani/Jalan Jenderal Sudirman.
Perjalanan dapat ditempuh selama 8 jam 42 menit, mengendarai mobil atau motor.
Jika dari ketinggian, tidak ada gunung di hamparan lahan sawit.
Baca juga: 73 Ribu Bibit Sawit Bakal Ditanam di Lahan 500 Hektare di Lasolo Konawe Utara Sulawesi Tenggara
Bahkan atap bangunan rumah nyaris tak terlihat.
Hanya kebun sawit dan laut yang membatasi daratan.
Perkebunan sawit itu hanya dibelah Sungai Arut, anak Sungai Lamandau.
Daratan berpenduduk 297.240 jiwa itu bahkan didominasi perkebunan sawit.
Perbandingannya mencapai tiga kali lipat, dengan perkiraan luasan kebun sawit mencapai 310 ribu hektare, sementara wilayah pemukiman hanya 283 hektare.
Diperkirkan 25 hingga 30 perusahaan sawit beroperasi di daerah berjuluk Kota Manis tersebut.
Di antaranya Astra Group, PT Astra Agro Lestari (AAL).
Baca juga: Lahan Kelapa Sawit di Konawe Capai 22 Ribu Hektar, Serap Tenaga Kerja hingga PAD Meningkat
AAL mengoperasikan perkebunan dan pabrik di Kotawaringin melalui beberapa anak perusahaan lokal, yang dikenal dengan Grup Gunung Sejahtera (GS)
[ad_2]
- Penulis: Sultra Terkini





